|
Bocah 2 Tahun Pecandu Rokok Sembuh
Sebelumnya Ardi bisa menghabiskan dua bungkus rokok dalam sehari. Kalau tidak, ia mengamuk
Jum'at, 3 -9-10
Elin Yunita Kristanti
Lukisan Anti Rokok (Creative Commons/Dr. Mohammad Osman)
VIVAnews - Polah Ardi Rizal, bocah dua tahun asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang jadi pecandu rokok sempat menggegerkan dunia. Video balita yang dengan santainya menghisap gulungan tembakau membuat jutaan orang geleng-geleng kepala.
Apa yang dialami Ardi Rizal membuat mata dunia menyorot tajam ke Indonesia, yang dianggap gagal meregulasi industri tembakau. Namun, kini ada kabar baik.
"Bocah itu sudah sembuh dan dikembalikan ke keluarga dan pemerintah daerah," kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait, kepada VIVAnews.com, Jumat, 3 September 2010.
Dijelaskan Aris, ada dua pendekatan yang dilakukan untuk menyembuhkan Ardi. "Medis dan psikologis. Untuk psikologis, kami mencoba terus menerus agar dia melupakan rokok, dengan memberikan aktivitas," kata Aris.
Selain itu, bocah tersebut ditempatkan di komunitas sebaya, sehingga ia bisa berteman dan terpengaruh dengan teman-temannya yang tidak merokok. Hasilnya, "sekarang ia sama sekali tidak minta rokok."
Padahal sebelumnya, enam bulan setelah ayahnya memberi dia rokok, Ardi kecanduan. Dia bisa menghabiskan dua bungkus rokok sehari. Dia akan mengamuk jika keinginannya mengepul tak dituruti. (kd)
|
|
|
Rabu, 01-09-2010,
Demo umat Muslim menuntut dibebaskannya Camillia Shehata

REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO--Pemimpin Gereja Koptik Mesir, Paus Shenouda III, siap-siap memenuhi panggilan pengadilan untuk dimintai keterangan terkait tindakannya yang diduga telah memenjarakan seseorang wanita yang telah menjadi muallaf. Istri seorang pendeta itu dipenjara oleh gereja karena telah berpindah agama.
Sekelompok pengacara Muslim di Mesir telah mengajukan gugatan ke pengadilan administrasi Mesir dan menuntut agar pihak Gereja Koptik melepas wanita yang bernama Camillia Shehata itu. Sidang kasus ini dijadwalkan digelar pada 2 November 2010. Shehata (24 tahun) meninggalkan rumahnya di selatan Kota Dir-Moas pada Juli lalu. Dia menghilang selama lima hari. Shehata akhirnya ditemukan oleh aparat keamanan Mesir dan dikembalikan ke gereja di mana dia berasal.
Awalnya, dihembuskan isu bahwa Shehata diculik dan dipaksa masuk Islam sehingga memicu protes anti-Islam oleh Gereja Koptik di Kairo dan daerah asal Shehata. Namun Ahad (29/8) lalu, organisasi Hak Asasi Manusia dan demonstran dari kalangan Muslim balik menuduh gereja telah mengekspos kasus Shehata.
''Kami khawatir dengan keselamatan Shehata dan kebebasan pribadinya,'' kata Hossam Bahgat, Direktur Eksekutif Inisiatif Mesir untuk Hak Asasi Manusia yang berkantor pusat di Kairo, kepada media massa. ''Shehata meninggalkan rumahnya secara sukarela, namun dia dipaksa kembali ke keluarganya. Tidak ada dasar hukum untuk warga negara yang sudah dewasa untuk dikirim pulang ke komunitas agama asalnya atau keluarganya.''
Bahgat menambahkan, pemulangan paksa Shehata kepada keluarganya hanya akan memperburuk ketegangan sektarian yang ada. ''Negara dan Gereja mungkin berpikir bahwa dengan langkah itu akan meredakan ketegangan sektarian, namun sebenarnya kita memperingatkan bahwa perilaku ini hanya akan menambah ketegangan,'' ujar Bahgat mengingatkan. ''Komunitas Koptik sudah rentan dan terkena kekerasan sektarian. Situasi ini mungkin akan menambah ekskalasi ketegangan.'''
Direktur Jaringan Arab untuk Informasi Hak Asasi Manusia, Gamal id ', menilai upaya mengembalikan Shehata ke komunitasnya sebagai bentuk penculikan oleh Gereja Koptik. Dalam jumpa pers menandai Hari Internasional Penghilangan secara Paksa, dia menyalahkan pemerintah Mesir yang mengizinkan pemulangan paksa Shehata. Pemerintah dikatakannya telah mengizinkan gereja yang telah bertindak seperti negara dalam negara.
Akhir pekan lalu, ratusan umat Islam berdemonstrasi dan berdoa di depan Masjid Nour. Mereka menyerukan agar Shehata dikembalikan ke komuitas Muslim. Para pengunjuk rasa membawa foto-foto Shehata yang mengenakan cadar hitam dan poster berisikan kalimat, 'Aku akan mati sebagai seorang Muslim', demikian ditulis harian Mesir Al-Masry Al-Youm. Penganut Kristen Koptik hanya berjumlah 9 persen dari 80 juta penduduk Mesir.
|
|
Longsor di Banyumas, 2 Tewas Tertimbun Tanah Arbi Anugrah - detikNews
Banyumas - Hujan deras yang terus menerus terjadi di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, menyebabkan longsor. 2 Rumah rata dengan tanah dan 2 orang tewas tertimbun tanah.
Longsor itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Senin 30 Agustus kemarin. Namun tim evakuasi baru bisa menembus lokasi longsor Selasa (31/8/2010) pukul 06.00 WIB.
Hujan deras turun terus menerus dari pukul 17.00 WIB Senin 30 Agustus hingga 03.00 WIB dinihari tadi.
Untuk 2 korban tewas yakni Nadar (50) dan Dimen (48). Sedangkan 4 orang dirawat di rumah sakit yakni Parti (17), Yanti (16), Martaja, dan Daslam. Sementara 4 orang dinyatakan hilang yakni Ani (22), diva (2 bulan), Yanto (30), dan Aminah (48).
Kadis ESDM Banyumas Anton Adi Wahyono mengatakan, tebing awal 2 rumah yang tertimbun rata dengan tanah yakni 100 meter lalu melebar hingga 200 meter.
Diprediksi, 65 desa rawan longsor di 17 kecamatan di Kabupaten Banyumas.
Sementara beberapa penduduk yang rumahnya rawan longsor mengungsi ke rumah penduduk sekitar yang jauh dari tanah longsor. |
|
PENGUMUMAN
Reuni Alumni SPMN 1 Sidareja lulusan Tahun 1987, dalam rangka Acara Silaturahmi, Nostalgia dan kangen-kangenan semasa 23 tahun yang lalu, dimohon kehadiranya temen-temen semua kumpul pada: Tanggal 4 syawal 1431 H 2010 M (lebaran 4 hari) Tempat : di rumah Mbak Rina Sidamulya Sidareja Waktu : Jam 09. 00 s/d selesai
Contact Person: Dasim : HP, 0815 10740414 Muntamah : HP, 0812 26643666 Mardiyo : HP, 0813 15 3535 19 Wasman : HP, 0813 276 73039
Ditanggung wis pada pangling, biyen imut-imut... siki wis kaya apa ya....??? yakin akeh crita sing lucu-lucu... |
GEBYAR RAMADHAN INDOSAT M3 di Sidareja
28/08//10. Dalam rangka mendekatkan pelayanan Indosat M3 pada masyarakat, baru-baru ini Indosat M3 Cilacap mengadakan Gebyar Ramadhan 1431 H yang berlokasi di Majenang, Sidareja dan Cilacap kota. Acara di isi antara lain konsultasi pelanggan, selling produk, bagi-bagi snack buka puasa bersama Club Motor Tiger Sidareja, dan hiburan musik lokal thek-thek..
 |
|
GEMA RAMADHAN RADIO KUSUMA FM 95, 9 KEDUNGREJA CILACAP
SAKSIKAN GEMA RAMADHAN RADIO KUSUMA FM 95, 9 CILACAP DI KOMPLEKS STUDIO RADIO KUSUMA FM HARI SABTU, TGL. 4 SEPTEMBER 2010. (LIVE REPORT) JL. PENATUSAN 219 KEDUNGREJA CILACAP JAWA TENGAH INDONESIA PKL. 15.00 WIB. PENAMPILAN BAND TERNAMA RAISE BAND SIDAREJA PKL. 16.00 WIB. PENAMPILAN GROUP BAND RELIGIUS EEN DRAW ENTERTAINMENT PKL. 17.00 WIB FINALIS LOMBA JINGLE CONTREX PKL 17.46 WIB BUKA PUASA BERSAMA KUSUMA FM COMMUNITY DAN PUNCAK ACARA MALAM PKL. 21.00 GROUP BAND RELIGI DAPATKAN JUGA HADIAH - HADIAH MENARIK BUAT ANDA SEMUA BILA BISA MENJAWAB KUIS DARI MC DILOKASI MANAGEMENT RADIO
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 1 of 10 |